Kaca Loket yang Pecah
Purwokerto
Oknum anggota TNI yang diduga memecahkan kaca dan mengamuk di stasiun
kereta api (KA) Purwokerto diketahui bernama Pratu Dedi Fitrianto dari
Batalion 406 Candrakusuma Purbalingga. Diduga Dedi marah akibat
kehabisan tiket tujuan Jakarta di stasiun Purwokerto.
"Setelah dia pecahkan kaca loket lalu saya amankan. Dia pecahkan menggunakan tangan kosong, karena ketika saya ajak bersalaman tangannya terluka parah dan mengeluarkan darah," kata salah satu anggota polisi yang berjaga di posko lebaran stasiun Purwokerto, Sabtu (11/08/2012).
Menurut polisi itu, Dedi mengantre di loket bersama istrinya. Setelah mengetahui tiket habis karena diduga akibat merajalelanya calo, Dedi memecahkan kaca. Tangannya pun terluka cukup parah. Polisi langsung menyarankan agar Dedi segera berobat.
"Ketika saya amankan dia terluka. Jadi saya suruh berobat dahulu," jelasnya.
Sementara petugas loket yang terluka akibat kejadian itu diketahui bernama Tri Mei Intani (25). Saat dibawa ke ruang kesehatan stasiun Purwokerto, Tri hanya terdiam.
Sebelumnya, Dedi diduga memecahkan kaca loket antrean nomor 5 di stasiun kereta api Purwokerto. Akibat kejadian ini, kaca pada loket tersebut hancur berkeping-keping.
Beberapa petugas kepolisian tampak berjaga di depan kaca loket yang pecah sambil membantu petugas stasiun membersihkan sisa-sisa kaca yang pecah. Sementara oknum anggota TNI tersebut dimintai keterangan di Denpom IV-1 Purwokerto.
Sumber
"Setelah dia pecahkan kaca loket lalu saya amankan. Dia pecahkan menggunakan tangan kosong, karena ketika saya ajak bersalaman tangannya terluka parah dan mengeluarkan darah," kata salah satu anggota polisi yang berjaga di posko lebaran stasiun Purwokerto, Sabtu (11/08/2012).
Menurut polisi itu, Dedi mengantre di loket bersama istrinya. Setelah mengetahui tiket habis karena diduga akibat merajalelanya calo, Dedi memecahkan kaca. Tangannya pun terluka cukup parah. Polisi langsung menyarankan agar Dedi segera berobat.
"Ketika saya amankan dia terluka. Jadi saya suruh berobat dahulu," jelasnya.
Sementara petugas loket yang terluka akibat kejadian itu diketahui bernama Tri Mei Intani (25). Saat dibawa ke ruang kesehatan stasiun Purwokerto, Tri hanya terdiam.
Sebelumnya, Dedi diduga memecahkan kaca loket antrean nomor 5 di stasiun kereta api Purwokerto. Akibat kejadian ini, kaca pada loket tersebut hancur berkeping-keping.
Beberapa petugas kepolisian tampak berjaga di depan kaca loket yang pecah sambil membantu petugas stasiun membersihkan sisa-sisa kaca yang pecah. Sementara oknum anggota TNI tersebut dimintai keterangan di Denpom IV-1 Purwokerto.
Sumber






0 komentar:
Posting Komentar